Meraih Ketaqwaan Dengan Bersedekah

 


 

BERTAKWA DENGAN SEDEKAH

Oleh : Abdurrahman

No absen : 2 (Dua)

Sedekah adalah sebuah kata yang apabila kita mendengarnya tentu sangatlah familiar, dan pastinya sudah tidak asing lagi di telinga kita. Sedekah adalah sebuah amalan yang mungkin sebagian besar dari kita pernah melakukannya. Karena sedekah adalah sebuah amalan  yang sangat berarti bagi manusia dan sangat mudah untuk dilakukan.

            Berbicara tentang sedekah tidakhanya berbicara tentang jumlah nominal yang kita sedekahkan kepada orang lain. Berapapun jumlah nominalnya, baik 10.000, 5000, 2000, atau bahkan 1.000 rupiah pun akan bisa menjadi nilai pahala di sisi Allah , selama kita niatkan lillahi Ta’ala (ikhlas semata-mata mengharap ridho dari Allah) dalam melakukan sedekah tersebut. Maka Allah akan memberi ganjaran (balasan) yang berlipat ganda hingga 700 kali lipat bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya.

            Allah berfirman,

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ (261(

                “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-baqarah: 261)

Setiap Kebaikan Adalah Sedekah

          Sedekah merupakan satu amalan yang sangat mudah untuk dilakukan. Oleh karena itu, Sedekah tidak hanya dilakukan dengan cara memberikan uang kepada orang lain, atau dengan memasukkan uang ke dalam kotak infak yang disediakan di masjid-masjid dan juga musholla. Akan tetapi, sedekah juga bisa dilakukan dengan berbagai macam cara. Yaitu dengan melakukan amalan-amalan kebaikan pada kehidupan harian kita.Karena setiap kebaikan yang kita lakukan bisa bernilai sedekah. Sebagaimana yang telah di kabarkan oleh Rasulullah dalam hadits shahih,

          كُلُّ مَعْرُوْفٍ صَدَقَةٌ

“setiap kebaikan adalah sedekah.” (HR. Bukhari 5562, Muslim 1673, Tirmidzi 1893, Abu Daud 4296)

           Rasulullah juga bersabda,

كُلُّ سُلاَمَى مِنَ النَّاسِ عَلَيْهِ صَدَقَةٌ كُلُّ يَوْمٍ تَطْلُعُ فِيْهِ الشَّمْسُ. تَعْدِلُ بَيْنَ اثْنَيْنِ صَدَقَةٌ, وَتُعِيْنُ الرُّجُلَ فِي دَابَّتِهِ فَتَحْمِلُهُ أَوْ تَرْفَعُ لَهُ مَتَاعَهُ صَدَقَةٌ, وَالْكَلِمَةُ الطَّيِّبَةُ صَدَقَةٌ, وَبِكُلِّخُطْوَةٍتَمْشِيْهَا إِلَى الصَّلاَةِ صَدَقَةٌ, وَتُمِيْطُ الْأَذَى عَنِ الطَّرِيْقَ صَدَقَةٌ ( رواه البخاري ومسلم)

                “setiap persendian manusia wajib bersedekah pada setiap hari ketika matahari terbit. Engkau mendamaikan dua oran (yang bertikai) secara adil adalah sedekah, engkau membantu seseorang menaikkan atau mengangkatkan barangnya pada kendaraannya adalah sedekah, kalimat thayyibah (kata-kata yang baik) adalah sedekah, setiap langkah menuju masjid adaah sedekah, dan menyingkirkan gangguan dari jalan adalah sedekah.” (HR. Bukhari 2989 dan Muslim 1907).

            Dengan melihat konteks hadits diatas, dapat disimpulkan bahwa suatu amalan atau kebiasaan yang terdapat didalamnya nilai-nilai kebaikan -jika kita melakukannya- maka akan menjadi sebuah nilai sedekah bagi kita.

            Tentu, harus dengan adanya niat ketika kita mengerjakanamal baik tersebut. Karena salah satu yang menjadi syarat diterimanya amal ibadah adalah niat semata-mata mengharap ridho Allah . Dan apabila mengerjakannya tanpa adanya niat, maka amalan tersebut tidak ada nilainya di sisi Allah dan menjadi sebuah amalan yang sia-sia. Sungguh amat disayangkan amalan tersebut.

Rasulullah bersabda,

          إِنّمَا الْأَعَمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِءٍ مَا نَوَى ....

                “sesungguhnya setiap amalan itu diiringi dengan niat, setiap orang akan mendapatkan atas apa yang diniatkannya.” (HR. Bukhari 1 dan Muslim 1009).

Raih Takwa Dengan Sedekah

            Sedekah juga merupakan sebuah amalan yang akan mengantarkan pelakunya kepada ketakwaan. Karena sedekah adalah salah satu dari ciri orang yang bertakwa.

            Sebagaimana firman Allah di dalam al-Qur’an,

            وَسَارِعُوآ إِلَى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُوَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَ (133) الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِي السَّرَّآءِ وَالضَّرَّآءِ وَالْكَاظِمِيْنَ وَالْغَيْظَ وَالْعَافِيْنَ عَنِ النَّاسِ وَاللهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ (134)

                Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnyadan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.(QS. Ali Imran: 133-134).

Maka dari itu marilah kita berlomba-lomba dalam meningkatkan ketakwaan kita, yaitu dengan melakukan amalan-amalankebaikan, karena setiap kebaikan bisa bernilai sedekah. Sekali lagi, sedekah tidak hanya soal nominal uang saja. Akan tetapi bisa berupa barang, yaitu dengan mewakafkan sebagian harta kita untuk kepentingan umat. Juga bisa berupa  jasa, yaitu dengan menawarkan bantuan tenaga kita untuk menolong sesama saudara. Juga dengan pikiran kita, yaitu dengan memberikan solusi problematika kehidupan kepada saudara seiman kita.

            Ketahuilah!!! Jika itu semua tidak dapat kita lakukan, maka tersenyumlah. karena senyuman yang kita berikan ketika berjumpa dengan saudara sesama muslim juga bisa bernilai sedekah.

            Rasulullah bersabda,

          تَبَسُّمُكَ فِي وَجْهِ أَخِيْكَ لَكَ صَدَقَة               

            “senyummu dihadapan saudaramu adalah sedekah bagimu” (Shohih, HR.Tirmidzi 1956).

Maka tidak ada salahnya jika ada orang yang mengatakan bahwa dengan berbagi harta kita akan semakin kaya, dengan berbagi ilmu kita akan semakin pintar, dengan berbagi senyum kita akan menjadi lebih bahagia. Wallahu a’lam 

 

Tidak ada komentar untuk "Meraih Ketaqwaan Dengan Bersedekah"

Berlangganan via Email